Berita

Workshop Kepenulisan dan Etika Jurnalistik

Pada hari Jumat, 28 April 2017 kemarin prodi Hubungan Internasional Universitas Mataram bersama dengan Himpunan Mahasiswa Hubungan Internasional Universitas Mataram mengadakan sebuah workshop Kepenulisan dan Etika Jurnalistik di aula lantai 4 gedung Fisipol UNRAM. Workshop tersebut diisi oleh salah seorang penulis aktif di Kompasiana yang sekaligus penulis dari buku “Cara Narsis Bisa Nulis”, yaitu Ir. Rifki Feriandi yang telah menggeluti dunia menulis sejak tahun 2008. Dalam workshop yang berlangsung sekitar 3 jam tersebut bapak Rifky menyampaikan materi dan berbagi pengalamannya selama Sembilan tahun berada di dunia kepenulisan. Penyampaian materi disampaikan dengan santai serta komunikatif sehingga peserta yang berasal dari kalangan mahasiswa maupun umum dapat bertanya secara langsung dengan bapak Rifky mengenai tulis menulis.

Antusiasme peserta sangat terlihat ketika banyak sekali yang mengangkat tangan untuk bertanya. Hal ini tidak heran karena bapak Rifky menyampaikan materinya dengan bahasa yang sangat mudah dipahami. Dalam workshop tersebut, bapak Rifky juga ditemani oleh salah seorang penulis muda dari Lombok yang berbagi pengalamannya menggunakan tulisan sebagai alat untuk mempromosikan produknya.

Di akhir materi para peserta diminta untuk menonton sebuah video dan menuliskan sebuah paragraph dalam waktu lima menit mengenai apaun yang didapatkan dari video yang telah ditayangkan. Kemudian lima peserta beruntung dipersilahkan untuk membaca hasil tulisannya dan mendapatkan hadiah berupa buku yang ditulis oleh bapak Rifky, yaitu “Cara Narsis Bisa Nulis”. Dengan diberikannya doorprize berupa buku tersebut maka menandakan berakhirnya penyampaian materi. Workshop kemudian ditutup dengan sesi berfoto bersama.

Event HI UNRAM: Workshop Kepenulisan dan Etika Jurnalistik

WP_20170428_10_01_35_Rich

Jumat, 28 April 2017, Program Studi Hubungan Internasional Universitas Mataram dan Himpunan Mahasiswa Hubungan Internasional Universitas Mataram menyelenggarakan kegiatan “Workshop Kepenulisan dan Etika Jurnalistik”. Kegiatan tersebut diselenggarakan di Aula Lantai 4 Gedung Soebiyanto Universitas Mataram.

 

Kegiatan tersebut diisi oleh Ir. Rifki Feriandi, M.M. Beliau merupakan penulis aktif Kompasiana dan merupakan penulis Buku “Cara Narsis Bisa Nulis”. Kegiatan tersebut dihadiri oleh Dosen Prodi HI Unram, Mahasiswa Prodi HI Unram, dan Mahasiswa dari luar prodi HI Unram. Kegiatan tersebut mendapat antusiasme yang cukup tinggi dari peserta dimana para peserta terlihat sangat aktif bertanya kepada narasumber. Ir. Rifki Feriandi, M.M disela memberi materi juga membagikan buku gratis kepada peserta sebagai bentuk apresiasi. Kegiatan tersebut ditutup dengan kegiatan foto bersama.

 

367433

Kuliah Umum dari Menteri Luar Negeri Republik Indonesia

IMG_6085

 

Pagi ini, 31 Maret 2017, Universitas Mataram kedatangan tamu istimewa yaitu Ibu Retno Marsudi, Menteri Luar Negeri Republik Indonesia. Beliau hadir dalam rangka untuk memberikan  Kuliah Umum bertema “Politik Luar Negeri Republik Indonesia dan Peluang Kerjasama Internasional”. Kunjungan ini merupakan kunjungan pertama beliau ke Universitas Mataram, sekaligus Universitas pertama dari seluruh universitas yang ada di Indonesia yang rencananya akan dikunjungi beliau dalam rangka mendengar aspirasi masyarakat Indonesia terkait kebijakan luar negeri.

Kegiatan yang diselenggarakan di Ruang Sidang Senat Gedung Rektorat UNRAM tersebut dihadiri oleh Rektor serta Pimpinan di lingkup Universitas Mataram, Sekda Provinsi NTB, Forum Komunikasi Pimpinan Daerah NTB, Dosen, serta Mahasiswa/i Universitas Mataram.

Kegiatan dimulai dengan sambutan dari Rektor Universitas Mataram Bapak Prof. Ir. H. Sunarpi, Ph. D. yang kemudian dilanjutkan dengan pemaparan Kuliah Umum dari Ibu Retno Marsudi. Materi yang disampaikan berfokus pada prioritas politik luar negeri Indonesia. Selesai penyampaian materi dilanjutkan dengan sesi tanya-jawab dan  Kuliah Umum tersebut ditutup dengan sesi foto bersama.

Full Scholarship & Free Program: Youth Excursion 2.0 in Seoul – South Korea.

1489921163729

Apply and Compete with Youth from Asia-Pasific Countries.
Be the best and get the Full Funded and Free Program in Youth Excursion 2.0 in Seoul – South Korea.
Follow the selection test ONLY 15 USD and you can get PHENOMENAL E-BOOK“JURUS KULIAH LUAR NEGERI and 9 GUIDE BOOK TO STUDY ABROAD” which worth 157 IDR.
Be the best for your nation and grab your chance! Dare you?!!
Register Now: http://event.youtex.org/seoul-2017/
Line: https://line.me/R/ti/p/%40youtex

 

Membangun Provinsi NTB Melalui Diplomasi

Sarasehan UNRAM

Universitas Mataram bekerjasama dengan Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia menyelenggarakan kegiatan sarasehan yang diselenggarakan pada Kamis, 9 Februari 2017 di Gedung Rektorat Universitas Mataram. Kegiatan sarasehan ini diselenggarakan dengan mengangkat tema optimalisasi pembangunan daerah melalui diplomasi Indonesia dalam kerangka kerja sama multilateral. Sebagaimana judul dari kegiatan ini yaitu sarasehan, Universitas Mataram mencoba mempertemukan  sejumlah ahli dan pakar di bidangnya masing-masing agar dapat didengarkan pendapatnya mengenai sejumlah persoalan khususnya yang dihadapi oleh masyarakat Nusa Tenggara Barat sendiri.

          Narasumber yang turut diundang dalam kegiatan ini adalah di antaranya Direktur Jenderal Kerja Sama Multilateral Kementerian Luar Negeri RI, Hasan Kleib. Direktur Pembangunan, Ekonomi dan Lingkungan Hidup Kementerian Luar Negeri RI, Muhsin Syihab. Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Provinsi NTB, Ir. Ridwan Syah, Msc, MM, MTP. Dan Wakil Rektor IV Universitas Mataram, Professor Suwardji.

          Acara ini dibuka dengan penyampaian sambutan oleh Prof. Suwardji yang dalam hal ini mewakili Rektor Universitas Mataram yang kebetulan berhalangan hadir di hari tersebut. Dalam sambutannya, Prof. Suwardji mencoba memperkenalkan kepada para tamu undangan mengenai Universitas Mataram serta peran dan prestasi yang dicapai oleh Universitas Mataram terkait dengan pembangunan yang dilaksanakan di tingkat daerah maupun di tingkat nasional.

          Yang bertindak sebagai pembicara kunci dalam acara sarasehan ini adalah direktur Jenderal Kerja Sama Multilateral Kementerian Luar Negeri RI, Hasan Kleib. Dalam penyampaiannya, Hasan Kleib berujar bahwa arah kebijakan luar negeri serta diplomasi yang dijalankan Indonesia selama ini merupakan representasi dari kepentingan masyarakat di seluruh Indonesia. Kleib menegaskan bahwa kepentingan yang dimaksud bukan hanya kepentingan masyarakat Jakarta atau Jawa saja, melainkan mencakup kepentingan masyarakat yang ada di Indonesia.

          Hasan Kleib dalam pemaparannya juga turut menyanjung Provinsi Nusa Tenggara Barat atas prestasinya sebagai daerah yang lima tahun berturut-turut menyandang peringkat pertama dalam pencapaian Millennium Development Goals. Menurut Hasan Kleib, kesuksesan Provinsi NTB dalam pencapaian MDGs harus dapat ditularkan ke daerah-daerah lainnya yang ada di Indonesia mengingat tahun 2017 merupakan puncak dari pelaksanaan program MDGs di Indonesia dan segera akan menyongsong pembangunan berbasis SDGs atau Sustainable Development Goals yang akan diimplementasikan hingga tahun 2030.

          Untuk itulah dalam menyukseskan itu semua, tidak dapat hanya diiemban oleh pemerintah Indonesia semata. Kerja sama internasional sangatlah dibutuhkan guna mempercepat pertumbuhan ekonomi, memperluas kesempatan kerja, sehingga akan berimbas pada peningkatan kesejahteraan dan kemakmuran masyarakat.

          Nusa Tenggara Barat sendiri sebenarnya memilki proyek investasi potensial yang dapat meningkatkan taraf hidup masyarakat Nusa Tenggara Barat secara keseluruhan meskipun di antara proyek tersbut masih dalam tahap perencanaan. Sebagaimana yang disampaikan oleh Kepala BAPPEDA Provinsi NTB, Ridwan Syah  bahwa proyek-proyek tersebut di antaranya adalah pembangunan Mandalika Resort di Kawasan Ekonomi Khusus Mandalika, pengembangan kawasan minapolitan, pariwisata, dan pertanian di Teluk Saleh, Pulau Moyo dan Gunung Tambora atau disingkat Samota. Serta proyek ambisius berupa global hub untuk menciptakan Singapura baru di Bandar Kayangan, Lombok Utara yang nantinya akan dijadikan sebagai kawasan pelabuhan internasional, kilang minyak, galangan kapal, serta pusat bisnis dan industri. Ridwan Syah memaparkan bahwa hal tersebut dapat disukseskan dan dapat dikerjasamakan secara bilateral, multilateral, regional maupun internasional.

          Lebih lanjut dielaskan bahwa tugas pemerintah daerah adalah dapat menjamin kemudahan serta mampu menjaga iklim investasi yang kondusif, menjalnakan good governance, menjamin keamanan serta tak luput pula yakni penyediaan infrastruktur yang memadai seperti tersedianya listrik dan juga jaringan jalan raya yang baik.

          Dalam hal ini semua pihak menaruh harapan yang cukup besar kepada Kementerian Luar Negeri serta para duta besar agar mampu memfasilitasi dan mampu mempromosikan potensi-potensi yang terdapat di daerah khusunya NTB kepada dunia luar agar nantinya dapat mewujudkan terjalinnya kerja sama internasional dengan pemeintah Nusa Tenggara Barat. (SH)

           

Open Recruitment Pengurus HMHI UNRAM 2017

berita-open-recruitment-hmhi

Open recruitment untuk kepengurusan HMHI 2017 telah resmi dibuka pada Senin lalu. Berlokasi di Gedung Soebiyanto FISIP UNRAM, kegiatan ini secara resmi dibuka oleh ketua himpunan terpilih Hasbi Asshiddiqi pada pukul 09.30 WITA. Dalam kegiatan ini turut pula dihadiri oleh ketua himpunan tahun lalu Syarif Hidayatullah guna memberi semacam wejangan kepada para peserta open recruitment mengenai kiat-kiat menjadi seorang pengurus serta tantangan-tantangan yang akan dihadapi kedepannya. Selain itu, para peserta juga mendapat pengenalan mengenai divisi-divisi dalam tubuh HMHI UNRAM yang dipaparkan langsung oleh masing-masing ketua divisi.

Sekitar 20 mahasiswa baik dari angkatan 2015 maupun 2016 turut mengambil bagian dalam open recruitment pengurus HMHI UNRAM tahun ini demi mengincar delapan pilihan konsentrasi kerja yang tersedia. Delapan konsentrasi kerja di dalam kepengurusan HMHI UNRAM tersebut meliputi Financial Officer (FO), Administrative Officer (AO), Event Organizer (EO), Business Management (BM), Public Relation (PR), Information Technology (IT), Training and Development (TnD), dan Joy and Social (JS). Para peserta diminta hanya boleh memilih dua dari delapan konsentrasi kerja yang diminati.

Persyaratan untuk mengikuti open recruitment ini adalah bahwa para peserta harus telah mempersiapkan hasil cetak curriculum vitae (CV) mereka sebaik mungkin. Selanjutnya para peserta harus menghadapi serangkaian pertanyaan dalam tes wawancara yang diajukan oleh masing-masing ketua divisi. Tahapan tes wawancara ini dimaksudkan untuk mengklarifikasi kesesuaian antara bakat, kemampuan, serta pengalaman para peserta atau pelamar dengan apa yang tertuang dalam CV mereka. Dari pengamatan kami terlihat banyak pelamar yang begitu percaya diri menjelaskan kepada pewawancara terkait dengan kemampuan serta pengalaman yang mereka miliki namun tak sedikit juga para peserta yang terlihat kaku saat harus berhadapan dengan pewawancara.

Sebagian besar para peserta open reqruitment mengaku tertarik untuk bergabung dalam kepengurusan HMHI UNRAM dilandasi oleh keinginan untuk memanfaatkan organisasi ini dalam mencari relasi yang lebih luas. Bagi peserta yang sebelumnya tidak pernah memiliki pengalaman dalam dunia organisasi mencoba menjadikan HMHI UNRAM ini sebagai wadah mereka untuk berburu pengalaman dan merasakan seperti apa dunia organisasi tersebut. Motivasi yang tak kalah pentingnya ialah dengan bergabungnya mereka dalam kepengurusan, tentu akan semakin memperkaya CV mereka yang kelak akan sangat berguna dalam memasuki dunia kerja. Para peserta mengaku jika mereka kelak diterima sebagai pengurus, mereka siap untuk membagi waktu dengan himpunan dan siap menjadikannya prioritas utama. Dan apabila belum mendapat kesempatan sebagai pengurus, mereka mengaku siap menerimanya dengan hati terbuka.

Ketua HMHI UNRAM tahun 2016 yakni Syarif Hidayatullah mengaku kagum dengan antusiasme mahasiswa HI UNRAM yang mengikuti open recruitment di tahun ini mengingat jumlah pesertanya jauh lebih besar dari tahun sebelumnya. Syarif juga mengapresiasi semangat adik-adiknya ini yang dirasa memilki kemauan yang kuat untuk menjadi pengurus. Syarif berharap agar kepengurusan berikutnya untuk lebih solid sebagaimana yang tertuang dalam visi ketua himpunan saat ini semasa berkampanye, serta lebih bersatu lagi dan tidak berkubu-kubu demi melancarkan jalannya setiap program yang ada dan pengurus mampu menjaga komitmen hingga akhir masa jabatannya.

Ketua HMHI UNRAM yang menjabat saat ini juga menyampaikan harapannya untuk kepengurusan yang baru ini. Hasbi berharap khususnya untuk angkatan 2016 agar menghindari sindrom MABA, istilah yang dimaksudkan Hasbi ini ialah ketika mengikuti sebuah organisasi semangatnya hanya di awal saja, namun saat mulai dihadapkan pada banyak pekerjaan, perlahan-lahan semangatnya mulai tenggelam. Inilah yang tidak diharapkan Hasbi sebagai ketua himpunan untuk kepengurusan yang baru ini. Hasbi juga berharap kepada seluruh jajarannya untuk mencintai apa yang mereka kerjakan. Terakhir, Hasbi berharap untuk kepengurusan yang baru ini agar tetap solid, mampu memegang teguh komitmen mereka dan merealisasikannya ke dalam tindakan. (SH)

Penyerangan Klub Malam di Istanbul, Puluhan Tewas.

Gambar : Usatoday.com
Gambar : Usatoday.com

Sebuah klub malam terkenal di Istanbul, Turki saat perayaan malam pergantian tahun.
Penyerang diketahui berbekal senjata laras panjang dan menembak seorang polisi sebelum menyerang Klub Malam Reina sekitar pukul 01.45.
Penyerangan dan pembunuhan ini dikategorikan sebagai serangan teror, Gubernur Istanbul Vasip Sahin melaporkan bahwa terdapat 35 orang tewas dan 40 orang lainnya luka-luka dalam serangan tersebut.
“Pelaku menhujani peluru dengan cara yang sangat kejam dan tanpa ampun kepada orang-orang yang tidak bersalah yang tengah merayakan tahun baru dengan suka cita,” ujar Gubernur Vasip Sahin. Menurut laporan NTV Television, diyakini terdapat lebih dari 500 orang di dalam klub malam tersebut. Saat penyerangan terjadi, banyak pengunjung klub malam panik hingga menyeburkan diri ke perairan Bosphorus demi menyelamatkan diri mereka. Petugas lalu dikerahkan untuk menyelamatkan mereka dari perairan. Keberadaan penyerang tersebut hingga kini belum diketahui. Polisi pasukan khusus dan penjinak bom dikerahkan untuk menyisir setiap sudut klub malam.
Dogan News Agency melaporkan bahwa beberapa saksi mata mengaku mendengar pelaku berbicara dalam bahasa Arab.
Korban yang terluka segera dibawa menggunakan mobil ambulans menuju rumah sakit. Sementara polisi anti huru-hara dan kendaraan lapis baja dikerahkan untuk memblokir area di sekitar klub malam. Para korban penyerangan yang selamat terlihat keluar dari klub malam tersebut dalam keadaan shock. Presiden Barack Obama menyatakan rasa belasungkawanya atas penyerangan tersebut serta mencoba menawarkan bantuan kepada pihak berwenang di Turki. Demikian pernyataan dari pihak Gedung Putih.
“Siang ini, Presiden mendapat penjelasan dari tim keamanan nsionalnya terkait dengan penyerangan di Istanbul,” kata Eric Schultz, juru bicara Gedung Putih.
“Presiden menyatakan rasa belasungkawa yang sedalam-dalamnya atas hilangnya nyawa orang-orang yang tidak berdosa. Presiden akan mengerahkan timnya untuk menawarkan bantuan kepada otoritas berwenang di Turki sebatas yang dibutuhkan. Presiden berjanji akan terus memantau perkembangan yang terjadi di Turki,” lanjut Eric Schultz. Klub malam tersebut merupakan salah satu tempat paling elit di kota. Memasuki klub malam tersebut terbilang sulit karena harus melalui pemerikasaan penjaga klub malam yang hanya mengizinkan orang-orang elit yang berpakaian bagus saja.
Pemerintah Turki membatasi akses informasi sementara terkait dengan tragedi penyerangan tersebut guna mencegah menyebarnya ketakutan, kepanikan, dan gangguan di masyarakat. Pengamanan tingkat tinggi telah dikerahkan di seluruh kota-kota besar yang ada di Turki. Polisi membatasi arus lalu lintas yang mengarah ke pusat-pusat keramaian di Istanbul maupun di Ankara. Di Istanbul sendiri, pemerintah Turki mengerahkan 17.000 polisi guna mengamankan kota. Beberapa di antara polisi tersebut ada yang menyamar sebagai Santa Klaus, pedagan dan lain sebagainya. Demikian yang dilaporkan kantor berita Anadolu.
Turki saat berada dalam situasi siaga tinggi mengingat tingginya intensitas serangan baru yang dilancarkan oleh kelompok Negara Islam Irak dan Levant (ISIL) serta kelompok ekstremis Kurdi. Di bulan Desember saja tepatnya pada tanggal 10 Desember 2016 telah terjadi pengeboman ganda di Istanbul setelah berakhirnya pertandingan sepak bola antara Besiktas melawan Bursaspor. Searangan tersebut menargetkan sebuah bus polisi yang diklaim oleh kelompok ekstremis Kurdistan Freedom Falcon bahwa merekalah dalang penyerangan tersebut.
Di bulan Maret tahun lalu juga telah terjadi pengeboman di sebuah pemberhentian bus yang menewaskan 37 orang di kota Ankara. Kelompok militan Kurdi mengklaim bertanggung jawab atas serangan tersebut Dan pada bulan Juni, terjadi sebuah serangan bom bunuh diri di bandara Istanbul yang menewaskan 45 orang.

Kuliah Umum Kemaritiman oleh Korps Marinir Angkatan Laut, September 2016

Siang hari tadi, mahasiswa Hubungan Internasional Universitas Mataram berkunjung ke Pangkalan TNI AL (LANAL) Mataram, untuk mengikuti kuliah umum kaitannya dengan kemaritiman. Mahasiswa yang diwajibkan untuk mengikuti kegiatan tersebut sesungguhnya adalah hanya bagi yang mengambil mata kuliah kajian kemaritiman internasional. Kunjungan ini merupakan salah satu bentuk lain dari sebuah hubungan persahabatan dan kerjasama yang sedang coba dibangun antara TNI AL Mataram dan program studi Hubungan Internasional Universitas Mataram.

Kegiatan kuliah umum dimulai setelah sholat dzuhur berjamaah di musholla LANAL. Di awal acara, kami disuguhi video mengenai latihan militer dan demonstrasi penggunaan persenjataan milik TNI. Materi yang disampaikan selama kuliah umum disampaikan seluruhnya oleh Komandan LANAL Mataram, Kolonel Marinir Djentayu Suprihandoko,S.H. dengan bantuan para staf LANAL lainnya. Dalam kuliah umum yang disampaikannya, beliau memaparkan bagaimana berjayanya bangsa Indonesia pada jaman kerajaan dulu, atau sebelum masuknya kolonialisme ke Tanah Air. Selain itu, beliau juga memaparkan bagaimana laut dapat memberi kehidupan bagi bangsa Indonesia yang memiliki laut yang sangat luas. Beliau juga mendukung kebijakan Presiden Jokowi yang ingin mengembalikan identitas bangsa Indonesia sebagai poros maritim dunia.

Pada sesi tanya jawab, ada begitu banyak pertanyaan yang disampaikan dan tampak cukup membuat para staf dan komandan LANAL Mataram terfokus perhatiannya. Pertanyaan-pertanyaan tersebut diantaranya adalah mengenai penanganan sebuah peristiwa yang terjadi di Laut Cina Selatan, privatisasi lahan-lahan di pesisir pantai, Deklarasi Juanda, dan lain-lain. Antusiasme kedua belah pihak membuat kegiatan kuliah umum berjalan dengan penuh semangat dan membuat waktu tidak terasa berjalan. Kegiatan ditutup dengan foto bersama Komandan LANAL dengan dosen beserta mahasiswa program studi Hubungan Internasional Universitas Mataram.

Posts navigation

1 2 3 4 5 7 8 9