Kuliah Umum dari Menteri Luar Negeri Republik Indonesia

IMG_6085

 

Pagi ini, 31 Maret 2017, Universitas Mataram kedatangan tamu istimewa yaitu Ibu Retno Marsudi, Menteri Luar Negeri Republik Indonesia. Beliau hadir dalam rangka untuk memberikan  Kuliah Umum bertema “Politik Luar Negeri Republik Indonesia dan Peluang Kerjasama Internasional”. Kunjungan ini merupakan kunjungan pertama beliau ke Universitas Mataram, sekaligus Universitas pertama dari seluruh universitas yang ada di Indonesia yang rencananya akan dikunjungi beliau dalam rangka mendengar aspirasi masyarakat Indonesia terkait kebijakan luar negeri.

Kegiatan yang diselenggarakan di Ruang Sidang Senat Gedung Rektorat UNRAM tersebut dihadiri oleh Rektor serta Pimpinan di lingkup Universitas Mataram, Sekda Provinsi NTB, Forum Komunikasi Pimpinan Daerah NTB, Dosen, serta Mahasiswa/i Universitas Mataram.

Kegiatan dimulai dengan sambutan dari Rektor Universitas Mataram Bapak Prof. Ir. H. Sunarpi, Ph. D. yang kemudian dilanjutkan dengan pemaparan Kuliah Umum dari Ibu Retno Marsudi. Materi yang disampaikan berfokus pada prioritas politik luar negeri Indonesia. Selesai penyampaian materi dilanjutkan dengan sesi tanya-jawab dan  Kuliah Umum tersebut ditutup dengan sesi foto bersama.

Full Scholarship & Free Program: Youth Excursion 2.0 in Seoul – South Korea.

1489921163729

Apply and Compete with Youth from Asia-Pasific Countries.
Be the best and get the Full Funded and Free Program in Youth Excursion 2.0 in Seoul – South Korea.
Follow the selection test ONLY 15 USD and you can get PHENOMENAL E-BOOK“JURUS KULIAH LUAR NEGERI and 9 GUIDE BOOK TO STUDY ABROAD” which worth 157 IDR.
Be the best for your nation and grab your chance! Dare you?!!
Register Now: http://event.youtex.org/seoul-2017/
Line: https://line.me/R/ti/p/%40youtex

 

Open Recruitment Pengurus HMHI UNRAM 2017

berita-open-recruitment-hmhi

Open recruitment untuk kepengurusan HMHI 2017 telah resmi dibuka pada Senin lalu. Berlokasi di Gedung Soebiyanto FISIP UNRAM, kegiatan ini secara resmi dibuka oleh ketua himpunan terpilih Hasbi Asshiddiqi pada pukul 09.30 WITA. Dalam kegiatan ini turut pula dihadiri oleh ketua himpunan tahun lalu Syarif Hidayatullah guna memberi semacam wejangan kepada para peserta open recruitment mengenai kiat-kiat menjadi seorang pengurus serta tantangan-tantangan yang akan dihadapi kedepannya. Selain itu, para peserta juga mendapat pengenalan mengenai divisi-divisi dalam tubuh HMHI UNRAM yang dipaparkan langsung oleh masing-masing ketua divisi.

Sekitar 20 mahasiswa baik dari angkatan 2015 maupun 2016 turut mengambil bagian dalam open recruitment pengurus HMHI UNRAM tahun ini demi mengincar delapan pilihan konsentrasi kerja yang tersedia. Delapan konsentrasi kerja di dalam kepengurusan HMHI UNRAM tersebut meliputi Financial Officer (FO), Administrative Officer (AO), Event Organizer (EO), Business Management (BM), Public Relation (PR), Information Technology (IT), Training and Development (TnD), dan Joy and Social (JS). Para peserta diminta hanya boleh memilih dua dari delapan konsentrasi kerja yang diminati.

Persyaratan untuk mengikuti open recruitment ini adalah bahwa para peserta harus telah mempersiapkan hasil cetak curriculum vitae (CV) mereka sebaik mungkin. Selanjutnya para peserta harus menghadapi serangkaian pertanyaan dalam tes wawancara yang diajukan oleh masing-masing ketua divisi. Tahapan tes wawancara ini dimaksudkan untuk mengklarifikasi kesesuaian antara bakat, kemampuan, serta pengalaman para peserta atau pelamar dengan apa yang tertuang dalam CV mereka. Dari pengamatan kami terlihat banyak pelamar yang begitu percaya diri menjelaskan kepada pewawancara terkait dengan kemampuan serta pengalaman yang mereka miliki namun tak sedikit juga para peserta yang terlihat kaku saat harus berhadapan dengan pewawancara.

Sebagian besar para peserta open reqruitment mengaku tertarik untuk bergabung dalam kepengurusan HMHI UNRAM dilandasi oleh keinginan untuk memanfaatkan organisasi ini dalam mencari relasi yang lebih luas. Bagi peserta yang sebelumnya tidak pernah memiliki pengalaman dalam dunia organisasi mencoba menjadikan HMHI UNRAM ini sebagai wadah mereka untuk berburu pengalaman dan merasakan seperti apa dunia organisasi tersebut. Motivasi yang tak kalah pentingnya ialah dengan bergabungnya mereka dalam kepengurusan, tentu akan semakin memperkaya CV mereka yang kelak akan sangat berguna dalam memasuki dunia kerja. Para peserta mengaku jika mereka kelak diterima sebagai pengurus, mereka siap untuk membagi waktu dengan himpunan dan siap menjadikannya prioritas utama. Dan apabila belum mendapat kesempatan sebagai pengurus, mereka mengaku siap menerimanya dengan hati terbuka.

Ketua HMHI UNRAM tahun 2016 yakni Syarif Hidayatullah mengaku kagum dengan antusiasme mahasiswa HI UNRAM yang mengikuti open recruitment di tahun ini mengingat jumlah pesertanya jauh lebih besar dari tahun sebelumnya. Syarif juga mengapresiasi semangat adik-adiknya ini yang dirasa memilki kemauan yang kuat untuk menjadi pengurus. Syarif berharap agar kepengurusan berikutnya untuk lebih solid sebagaimana yang tertuang dalam visi ketua himpunan saat ini semasa berkampanye, serta lebih bersatu lagi dan tidak berkubu-kubu demi melancarkan jalannya setiap program yang ada dan pengurus mampu menjaga komitmen hingga akhir masa jabatannya.

Ketua HMHI UNRAM yang menjabat saat ini juga menyampaikan harapannya untuk kepengurusan yang baru ini. Hasbi berharap khususnya untuk angkatan 2016 agar menghindari sindrom MABA, istilah yang dimaksudkan Hasbi ini ialah ketika mengikuti sebuah organisasi semangatnya hanya di awal saja, namun saat mulai dihadapkan pada banyak pekerjaan, perlahan-lahan semangatnya mulai tenggelam. Inilah yang tidak diharapkan Hasbi sebagai ketua himpunan untuk kepengurusan yang baru ini. Hasbi juga berharap kepada seluruh jajarannya untuk mencintai apa yang mereka kerjakan. Terakhir, Hasbi berharap untuk kepengurusan yang baru ini agar tetap solid, mampu memegang teguh komitmen mereka dan merealisasikannya ke dalam tindakan. (SH)

Kuliah Umum Kemaritiman oleh Korps Marinir Angkatan Laut, September 2016

Siang hari tadi, mahasiswa Hubungan Internasional Universitas Mataram berkunjung ke Pangkalan TNI AL (LANAL) Mataram, untuk mengikuti kuliah umum kaitannya dengan kemaritiman. Mahasiswa yang diwajibkan untuk mengikuti kegiatan tersebut sesungguhnya adalah hanya bagi yang mengambil mata kuliah kajian kemaritiman internasional. Kunjungan ini merupakan salah satu bentuk lain dari sebuah hubungan persahabatan dan kerjasama yang sedang coba dibangun antara TNI AL Mataram dan program studi Hubungan Internasional Universitas Mataram.

Kegiatan kuliah umum dimulai setelah sholat dzuhur berjamaah di musholla LANAL. Di awal acara, kami disuguhi video mengenai latihan militer dan demonstrasi penggunaan persenjataan milik TNI. Materi yang disampaikan selama kuliah umum disampaikan seluruhnya oleh Komandan LANAL Mataram, Kolonel Marinir Djentayu Suprihandoko,S.H. dengan bantuan para staf LANAL lainnya. Dalam kuliah umum yang disampaikannya, beliau memaparkan bagaimana berjayanya bangsa Indonesia pada jaman kerajaan dulu, atau sebelum masuknya kolonialisme ke Tanah Air. Selain itu, beliau juga memaparkan bagaimana laut dapat memberi kehidupan bagi bangsa Indonesia yang memiliki laut yang sangat luas. Beliau juga mendukung kebijakan Presiden Jokowi yang ingin mengembalikan identitas bangsa Indonesia sebagai poros maritim dunia.

Pada sesi tanya jawab, ada begitu banyak pertanyaan yang disampaikan dan tampak cukup membuat para staf dan komandan LANAL Mataram terfokus perhatiannya. Pertanyaan-pertanyaan tersebut diantaranya adalah mengenai penanganan sebuah peristiwa yang terjadi di Laut Cina Selatan, privatisasi lahan-lahan di pesisir pantai, Deklarasi Juanda, dan lain-lain. Antusiasme kedua belah pihak membuat kegiatan kuliah umum berjalan dengan penuh semangat dan membuat waktu tidak terasa berjalan. Kegiatan ditutup dengan foto bersama Komandan LANAL dengan dosen beserta mahasiswa program studi Hubungan Internasional Universitas Mataram.

HI Visit KRI Dewaruci, September 2016

12 September 2016, Program Studi Hubungan Internasional Universitas Mataram melakukan kunjungan ke Pelabuhan Lembar yang ada di Kabupaten Lombok Barat. Kunjungan ini merupakan buah dari rasa antusias seluruh mahasiswa hubungan internasional yang ada, utamanya bagi yang mengambil mata kuliah Kajian Kemaritiman Internasional. Kunjungan yang dilakukan adalah untuk mengenal dan mengetahui mengenai sejarah dan bentuk dari sebuah kapal legendaris milik Indonesia yaitu KRI Dewaruci dan untuk mengetahui hal-hal lain yang berkaitan dengan bidang kemaritiman dari para kadet.

KRI Dewaruci bersandar di Pelabuhan Lembar selama beberapa hari dan dibuka untuk kunjungan masyarakat umum. Tujuan dari pelayaran KRI Dewaruci kali ini adalah untuk mempererat hubungan antar kadet yang berasal negara-negara Asia Tenggara, seminar bersama kadet se-ASEAN, dan sekaligus memberikan pengenalan kepada kadet-kadet ASEAN lainnya mengenai Indonesia, bahwa negara yang besar ini keindahannya tidak hanya terpusat di Bali yang terkenal hingga ke mancanegara, tetapi juga tersebar di berbagai belahan Indonesia lainnya. Hal-hal tersebut tergabung menjadi satu dan diberi nama “ASEAN Cadet Sail 2016”. Pelayaran kali ini diikuti oleh 35 orang taruna dan taruni yang berasal dari 7 negara ASEAN dan akan singgah di beberapa daerah lain di Indonesia.

Jpeg
Penampilan “The Say HI Duo” di KRI Dewaruci

Tidak hanya belajar mengenai sejarah dan hal-hal yang berkaitan dengan kemaritiman, mahasiswa HI UNRAM saat berada di KRI Dewaruci juga turut memberi hiburan pada para kadet dan pengunjung lainnya dengan mempersembahkan penampilan “The Say HI Duo” yang merupakan homeband accoustic program studi HI UNRAM. Sebelum tampil di KRI Dewaruci, homeband accoustic program studi HI ini sudah pernah menjadi juara dalam sebuah kompetisi band akustik.

Kunjungan Presidium Nasional FKMHII Korwil VI, September 2016

Pada bulan September ini, Himpunan Mahasiswa Hubungan Internasional Universitas Mataram mendapat suatu kehormatan berupa kunjungan dari Presidium Nasional Forum Komunikasi Mahasiswa Hubungan Internasional se-Indonesia (FKMHII) Korwil VI, Rizky Ayugita Pradini. Kedatangan Presnas Korwil VI ini bertujuan untuk memperkenalkan FKMHII secara langsung kepada Himpunan Mahasiswa Hubungan Internasional (HMHI) Universitas Mataram.

Inti dari kedatangan Presnas Korwil VI ini tertuang seluruhnya dalam sebuah presentasi yang disampaikan pada 9 September 2016 di Sekretariat HMHI UNRAM. Dalam presentasi tersebut dijelaskan mengenai sejarah terbentuknya FKMHII, dinamika dalam FKMHII, hingga pembagian batas-batas dari setiap koordinasi wilayah (korwil). Di kesempatan yang sama juga sekaligus dibahas mengenai PSNMHII dan PNMHII, serta program kerja korwil.

Orientasi dan Pengenalan Lingkungan Kampus Mahasiswa Baru, Agustus 2016

Mahasiswa baru Program Studi Hubungan Internasional pada tahun ini terseleksi melalui semua jalur penerimaan yang ada, baik itu jalur SNMPTN, SBMPTN, dan jalur mandiri. Untuk memindak lanjuti hal tersebut, pihak program studi menjadwalkan masa orientasi dan pengenalan kampus untuk para calon mahasiswa baru pada tanggal 22-24 Agustus 2016. Kegiatan yang berlangsung pada bulan yang lalu tersebut merupakan kegiatan yang pertama kali dilaksanakan di gedung baru tiga program studi baru, yang nantinya akan menjadi sebuah fakultas dan bertempat di bagian barat Gedung Rektorat Universitas Mataram.

Agenda yang dilaksanakan pada kegiatan orientasi dan pengenalan kampus pada saat itu diantaranya adalah pengenalan dosen dari ketiga program studi yang ada, pemberian motivasi dan informasi mengenai bagaimana idealnya menjadi mahasiswa utamanya mahasiswa bidang sosial dan politik, serta pengenalan organisasi mahasiswa yang ada dalam ruang lingkup ketiga program studi.

Sebagai selingan dari setiap kegiatan yang terlaksana, masing-masing program studi dengan himpunan mahasiswa yang dimilikinya memberikan hiburan-hiburan terhadap para calon adik tingkat mereka, seperti halnya dengan membuat perlombaan yel-yel yang pada akhirnya dimenangkan oleh prodi HI, sekaligus menjadi kemenangan yel-yel beruntun ketiga kalinya sepanjang pelaksanaan ospek yang ada.

 

Bedah Buku, Juni 2016

Bedah buku kali ini membahas mengenai sebuah novel, yaitu “Cinta Anak Karaeng”. Novel ini merupakan sebuah novel karya seorang penulis asal Indonesia, lebih jelasnya adalah berasal dari Sulawesi. Acara ini diisi oleh 2 orang Dosen dari Prodi HI Unram yaitu Rezki Satris, S.IP., MA. yang notabenenya merupakan saudara kandung dari penulis novel tersebut serta Lalu Putrawandi Karjay, S.IP., MA selaku pembanding. Acara ini juga dipandu oleh Mahasiswa HI Unram Angkatan 2015 yaitu Rivandita Rully Kafasaskya sebagai moderator.  Kegiatan dilaksanakan di ruang kelas program studi HI pada sore hari dan mengundang mahasiswa dari 2 program studi baru lainnya yaitu Ilmu Komunikasi dan Sosiologi.

Novel ini menjadi pilihan untuk dibahas, karena selain mengangkat latar belakang tempat kejadian yang bertempat di Indonesia, juga menjelaskan serta sekaligus mempromosikan keunikan dan keunggulan dari negara dengan beribu pulau serta suku ini, berikut dengan keunikan-keunikan yang ada didalamnya. Novel ini juga menjelaskan bagaimana kehidupan dinamika kehidupan orang-orang lokal dengan tradisi serta cara pandangnya mengenai suatu permasalahan yang juga dalam lingkup tradisional. Mengenai permasalahan yang seringkali menghinggapi kehidupan antara para kaum bangsawan “Karaeng” dengan mereka yang bukan keturunan bangsawan.

Posts navigation

1 2 3